Home Berita Webinar Literasi Digital di Kepahiang Beri Pencerahan Tentang Pembelajaran Online

Webinar Literasi Digital di Kepahiang Beri Pencerahan Tentang Pembelajaran Online

77
0

LANTANG.co, Bengkulu Selatan -Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu terus bergulir. Mengusung tema “LITERASI DIGITAL BAGI TENAGA PENDIDIK DAN ANAK DIDIK DI ERA DIGITAL”.

Kegiatan yang berlangsung pada hari Senin , tanggal 19 Juli 2021, pukul 14.00 – 17.00 ini mengupas tentang bagaimana pentingnya literasi digital bagi pendidik dan anak didik.

Kegiatan massif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif-nya untuk mengidentifikasi hoax serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.

Kegiatan yang secara nasional telah dibuka oleh Presiden Jokowi ini dilaksanakan secara simultan di semua daerah dengan target 10 juta partisipan mengikuti webinar dan tersentuh oleh literasi digital.

Pada webinar yang menyasar target segmen Guru dan Siswa dihadiri oleh 900 peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para Narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, Indra Samsie, S.Kom., M.Kom (Dosen dan Praktisi), Anwar Fattah.S.T., M.TI (Dosen dan Cyber Security Officer IT PHKT), Muhammad Jarnawi, M.Pd (Duta Rumah Belajar Terbaik 2019 KETUA IGI PROVINSI BENGKULU), Hendri Afrizal, S.Pd (Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat, Ketua Forum Literasi Digital Kepahiang, Ketua DPD Generasi Digital Indonesia).

Pada Sesi Pertama, Indra Samsie, S.Kom., M.Kom (Dosen dan Praktisi) menyampaikan materi tentang “Pentingnya literasi digital bagi pendidik Beliau menampaikan kita harus cerdas dalam dunia digitalisasi ini. Guru Harus Cerdas di era digital ini, kita harus membuat siswa kita ternbiasa dengan digitalisasi dalam kehidupan sehari-hari.

Adapun model pembelajaran online yang bisa kita gunakan untuk menumbuhkan budaya digitalisasi bagi siswa kita Flipped classroom, Problem Based Learning. Project Based Learning, Collaboration Learning, Cooperation Learning, Cooperation Learning, Experience Learning, Contextual Learning, Contextual Learning, Gamification dan Inquiiry.

Giliran pembicara kedua, Anwar Fattah.S.T., M.TI (Dosen dan Cyber Security Officer IT PHKT) menyampaikan materi tentang Internet Sehat. Dalam hal ini ada beberapa tips yang disampaikan oleh beliau untuk ‘Internet Sehat” yaitu, tetapkan beberapa aturan, dampingi saat anak menggunakan internet, letakkan komputer diruang keluarga, batasi waktu bermain internet, berikan anak alasan dan penjelasan, ajarkan literasi media dan aktifkan sofware parental control.

Tampil sebagai pembicara ketiga Muhammad Jarnawi, M.Pd (Duta Rumah Belajar Terbaik 2019 KETUA IGI PROVINSI BENGKULU) yang menjelaskan mengenai transformasi yang terjadi pada cara mengajar di era digital. Guru harus cerdas dalam memanfaatkan teknologi jangan sampai kita tertinggal dan membuat pelajaran tidak menarik. Kata penutup dari MR J “Upgradelah Komputer anda, jika tidak itu akan downgrade asalah kecerdasan. Jika tidak anda akan menuju kebodohan.

Pembicara keempat, Hendri Afrizal, S.Pd (Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat, Ketua Forum Literasi Digital Kepahiang, Ketua DPD Generasi Digital Indonesia) membawakan materi mengenai etika menghargai karya atau konten orang lain di media sosial. Dalam hal ini beliau menyampaikan mengenai beberapa cara menghargai karaya orang lain dengan cara, beli karya aslinya, jangan plagiat, meminta izin jika menggunakan karyanya digunakan, beri like, subscribe, komentar dan share dan jangan share karya orang jika karyanya dijual.

suchimentari sebagai key opinion leader dalam webinar kali ini menuturkan saat ini kita dipaksa untuk bisa menggunakan dunia digital, sekarang mau apa-apa kita cukup melalui genggaman yang ada ditangan kita. Ia juga menambahkan kita harus memilih aplikasi dan media sosial apa yang dapat menimbulkan dampak positif.

Para peserta mengikuti dengan antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber. Webinar ini merupakan webinar seri ke 4 dari rangkaian 9 kali webinar yang diselenggarakan di Kabupaten Kepahiang. Masyarakat diharapkan dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang.(Rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here