LANTANG.co, Bengkulu Selatan – Pelajar SMA Negeri 2 Bengkulu Selatan berhasil menciptakan bioetanol dari limbah koran bekas. Karya inovasi ini diberi nama Biolan (Bioetanol dari Limbah Koran).

Hal tersebut ditampilkan pada lomba inovasi karya kreatif 2019 yang dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Penelitian Pengembangan (Litbang) Kabupaten Bengkulu Selatan, Rabu (4/9/2019).

Mardatillah, juru bicara tim dari SMA 2 Bengkulu Selatan menyampaikan bahwa bioetanol ini bisa digunakan sebagai campuran bahan bakar minyak untuk kendaraan bermotor. Dengan perbandingan 50 persen bioetanol dan 50 persen BBM.

“Memang saat ini di tempat kita belum memungkinkan untuk memakai bioetanol, karena belum ada mesin motor yang dimodifikasi berbahan bakar bioetanol. Tapi ini bisa dipakai, dicampur dengan bensin, 50:50. Nanti bisa dipakai untuk kendaraan motor, meskipun belum dimodifikasi,” jelas Mardatillah.

Selain itu, masih banyak lagi inovasi karya pelajar Bengkulu Selatan ditampilkan pada kegiatan yang dipusatkan di Aula Bappeda dan Litbang ini. Diantaranya alat pemberi makan ikan otomatis, alat pengusir burung dan walang sangit di sawah, pendingin (lemari es) dengan memanfaatkan arang aktif dan alkohol, inovasi Penyaring Asap Polusi Industri, alat penanam dan penyiram jagung, biskuit tombong kelapa pencegah liver, pembuatan pupuk organik dari cangkang telur dan air kelapa.

Peserta dari SMKN 2 Bengkulu Selatan menampilkan pupuk organik dari cangkang telur dan air kelapa

Salah seorang tim penilai dari Universitas Bengkulu, Syafnil mengapresiasi karya-karya pelajar Bengkulu Selatan. Meski baru pertama digelar, menurut Syafnil, sangat banyak muncul ide-ide baru yang perlu dikembangkan.

“Ini sangat bagus dan sangat bagus untuk dikembangkan,” jelas Syafnil.

Kepala Bappeda dan Litbang Bengkulu Selatan, Jonior Hafis mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk merangsang kreatifitas pelajar dan pemuda. Lomba ini diikuti oleh pelajar SMA/SMK se Bengkulu Selatan.

“Dengan banyak kreasi dan inovasi, bisa menjadi acuan perencanaan pembangunan Bengkulu Selatan masa depan,” sampai Jonior.

Sementara itu Assisten II Sekretariat Daerah Bengkulu Selatan mewakili Bupati mengapresiasi kegiatan lomba ini. Ke depannya diharapkan lomba ini bukan hanya sebatas kalangan pelajar, namun juga untuk kalangan mahasiswa dan umum. (Apd/Rilis MC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here