LANTANG.co, Bengkulu Selatan – Persoalan lahan warga yang diduga diserobot tiga perusahaan perkebunan yang ada di wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan, yakni PT Jatropha Solutions, PT Agro Bengkulu Selatan (ABS) dan PT Bengkulu Sawit Lestari (BSL), benar-benar disikapi serius oleh DPRD Bengkulu Selatan.

Ketua DPRD Bengkulu Selatan, Barli Halim

Sebagai bentuk keseriusan tersebut, unsur pimpinan dan Anggota DPRD sepakat membentuk tiga Panitia Khusus (Pansus) untuk menuntaskan persoalan tersebut.

“Lembaga telah sepakat membentuk Pansus dalam menyikapi permasalahan dugaan tanah rakyat diserobot oleh pihak perusahaan di wilayah Kecamatan Pino Raya dan Kedurang Ilir,” kata Ketua DPRD Bengkulu Selatan, Barli Halim, SE, usai meminpin rapat persiapan pembentukan Pansus, Senin (10/2/2020).

Setelah semua fraksi sepakat membentuk Pansus. Selanjutnya DPRD akan melakukan rapat paripurna pembentukan pansus yang diagendakan akan dilaksanakan pada 24 Februari mendatang. Setelah disahkan, Pansus akan mulai bekerja sesuai tugas dan fungsinya. (Rls/Pariwara)

Wakil Ketua II DPRD Bengkulu Selatan, Dendi Man Tarmizi
Anggota DPRD BS, Sumitro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here