LANTANG.co, Bengkulu Selatan – Warga Desa Talang Padang Kecamatan Pino Raya mendadakan heboh. Kehebohan ini lantaran terjadinya penggerbekan salah seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) warga Desa Talang Padang yang juga merupakan seorang Penjabat Sementara Kepala Desa di Pino Raya berinisial S bersama seorang wanita bukan muhrim berinisial G pada Minggu dini hari sekira pukul 01.30 WIB. Usai digerebek, kedua pasangan bukan muhrim tersebut diamankan di Mapolsek Pino Raya.

Berdasarkan data yang tertera di KTP pelaku, keduanya berstatus kawin. Artinya pelaku S masih berstatus berisitri dan G masih punya suami. S merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil sementara sang perempuan G, warga Desa Padang Pandan Kecamatan Manna ini merupakan seorang Ibu Rumah Tangga (Ibu Muda), kelahiran tahun 1990.

Kedua pasangan ini pun tergolong nekad, bagaimana tidak, oknum PNS ini sampai berani membawa sang perempuan ke lingkungan rumahnya. Yang mana pada saat kejadian, isteri Pelaku sedang tidak berada di rumah. Di rumah hanya ada pelaku dan anak laki-lakinya. Beredar kabar, bahwa pelaku dan isterinya sedang ada masalah.

Sekretaris Desa (Sekdes) Talang Padang Kecamatan Pino Raya, Fanhera Hesturi membenarkan adanya kejadian penggerebekan tersebut.

Menurut Sekdes, pada saat digerebek, kedua oknum tersebut berada di dalam mobil milik pelaku.

“Awalnya saya didatangi warga dan juga keluarga pelaku. Pada saat digerebek, mereka sedang berduaan dalam mobil. Kami tidak bisa memastikan, apakah keduanya sempat masuk ke rumah atau tidak,” sampai Sekdes.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pada saat penggerebekan, warga menghubungi Polsek Pino Raya. Sehingga, usai digerebek, keduanya langsung diamankan ke Mapolsek Pino Raya.

“Pada saat penggerebekan, malah yang lebih semangat itu dari keluarga dan saudara termasuk anak pelaku, karena infonya ulah pelaku memang sudah meresahkan keluarga,” jelas Sekdes.

“Awalnya saya menyarankan kepada keluarga agar cukup digerebek sama keluarga aja dulu, tidak usah melibatkan orang banyak, perangkat desa dan polisi. Namun malahan pihak keluarga yang lebih semangat untuk melakukan penggerebekan,” pungkas Sekdes.

Hingga berita ini ditulis, sekira pukul 07.30 WIB pelaku masih diamankan di Mapolsek Pino Raya. Belum ada keterangan resmi dari Polsek Pino Raya atas kejadian ini. Petugas Piket SPKT Polsek Pino Raya saat disambangi Jurnalis belum berkenan memberikan keterangan dengan alasan masih menunggu Kapolsek Pino Raya. (Apd)

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here