LANTANG.CO – Beberapa Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten akan menggelar pleno penetapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tingkat Kabupaten besok Rabu, 3 Juli 2019. Namun tidak untuk Anggota DPRD Bengkulu Selatan. Penetapan anggota DPRD Bengkulu Selatan terpilih periode 2019-2024 terpaksa ditunda lantaran gugatan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke Mahkamah Konstitusi (MK)

Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan Partai Kebangkitan Bangsa ini telah resmi teregister di Mahkamah Konstitusi pada tanggal 1 Juli 2019 dengan register perkara nomor 28-01-08/PHPU.DPR-DPRD/PAN.MK/XVII/2019 yang tertuang dalam akta register perkara nomor 28-01-08/ARPK-DPR-DPRD/PAN.MK/07/2019.

Jika gugatan ini diterima, bisa jadi anggota DPRD Bengkulu Selatan Dapil III berpeluang berubah. Bukan hanya itu, komposisi unsur pimpinan DPRD Bengkulu Selatan juga berpeluang berubah.

“Terkait penetapan caleg terpilih, maka untuk Kabupaten Bengkulu Selatan tertunda dikarenakan adanya gugatan dari PKB yang telah diregister oleh MK,” jelas Divisi Hukum KPU Bengkulu Selatan, Abdianto (2/7/2019).

Terkait dengan gugatan ini, sambung Abdianto, KPU Bengkulu Selatan masih menunggu petunjuk dari KPU RI. Termasuk persiapan alat bukti

“Saat ini pihak kami sedang menunggu perintah dari pusat sesuai permintaan lawyer mengenai alat bukti apa saja yg harus dipersiapkan terkait gugatan dari PKB ini. Jika memang ada surat perintah membuka kotak terkait dgn persiapan alat bukti, maka akan kita lakukan dan kita persiapkan. Kami masih menunggu surat dari KPU RI terkait hal tersebut,” beber Abdianto.

Dalam menghadapi gugatan PKB ini, KPU Bengkulu Selatan tidak menunjuk pengacara khusus. Karena

Belum ada informasi jadwal pasti kapan sidang sengketa akan dimulai. Pihak KPU Bengkulu Selatan masih menunggu informasi dari Tim Helpdesk PHPU KPU RI melalui tim helpdesk PHPU KPU Provinsi Bengkulu.

“Namun jika kita melihat ARPK yg telah dikeluarkan oleh Panitera, maka sidang pertama akan dilaksanakan paling cepat 7 hari setelah MK memasukkan permohonan pemohon kedalam e-BRPK. Jika kita lihat dari ARPK ini maka dipridiksi bahwa sidang pertama paling cepat akan dilakukan pada tanggal 9 Juli. Namun pihak kami belum bisa memastikan. Kita tunggu saja jadwal sidangnya dari MK,” jelas Abdianto.

Untuk diketahui, bahwa diantara PHPU yang diajukan PKB menggugat dibatalkannya keputusan KPU nomor 987/PL.01.8-KPT/06/KPU/V/2019 dan mengajukan permohonan kepada MK untuk menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 2 Desa Tanjung Agung Kecamatan Seginim.

Sedangkan pemohonnya adalah Jukan, Caleg DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan Daerah Pemilihan III dari Partai Kebangkitan Bangsa. Dalam surat permohonannya, Jukan mengklai telah terjadi pelanggaran di TPS tersebut karena adanya dugaan pemilih eksodus.

Untuk diketahui, meski belum ditetapkan secara resmi, 25 Anggota DPRD Bengkulu Selatan terpilih periode 2019-2024 adalah sebagai berikut :

Daerah Pemilihan Bengkulu Selatan I

  1. Juli Hartono (Nasdem)
  2. Yurdan Nil (Nasdem)
  3. Barli Halim (PDIP)
  4. Haswat (PDIP)
  5. Edwien Alfha (Gerindra)
  6. Dodi Martian (Golkar)
  7. Ikhsaruddin (PKPI)
  8. Junianto (PAN)
  9. Yuliusman (Perindo)
  10. Heri Trisno Amijaya (Demokrat).

Daerah Pemilihan Bengkulu Selatan II

  1. Riko Ferdiansyah (PDIP)
  2. Joni Afrizal (Nasdem)
  3. Susman Hadi (Golkar)
  4. Herian Hidayat (Demokrat)
  5. Kumrin (PAN)
  6. Alimin (Gerindra)

Daerah Pemilihan Bengkulu Selatan III

  1. Holman (PDIP)
  2. Dendi Man Tarmizi (Demokrat)
  3. Siptin Gunawan (PAN)
  4. Nissan Deni Purnama (Golkar)
  5. Dahun Rosyadi (PKPI)
  6. Sumitro (Nasdem)
  7. Yunadi (Gerindra)
  8. Supardi (Berkarya)
  9. Minadi (Demokrat)

Sementara itu, Ketua DPC PKB Bengkulu Selatan, Ruslan Mojoarjo membenarkan hal tersebut. Dirinya mengaku optimis permohanan PKB akan dikabulkan MK. Jika gagal di Mahkamah Konstitusi, PKB Bengkulu Selatan, sambung Rusaln, siap membawa Perkara ini ke ranah pidana.

“Kita punya bukti yang kuat dan lengkap. Termasuk bukti-bukti untuk dibawa ke ranah pidana kami punya. Kita siap giring oknum yang bermain ke penjara, kita siap pidanakan oknum itu. Tapi satu satu dulu, kita selesaikan dulu proses di MK,” tegas Ruslan saat dihubungi via phone. (Red)

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here